NewsAI
news
Seniwan Kumpulkan 350+ Konfesi Anonim Soal AI

Seniwan Kumpulkan 350+ Konfesi Anonim Soal AI

Pada September 2025, seniman berusia 26 tahun bernama Olivia Tai memulai proyek seni partisipatif "What We Tell AI" di Mission Dolores Park, San Francisco. Ia mendirikan kotak konfesi sederhana dengan kartu catatan kosong dan karton bertuliskan "Confessions Box: Tell Me Your AI Secret" untuk mengumpulkan catatan anonim dari masyarakat. Proyek ini terinspirasi oleh konsep PostSecret dan bertujuan merekam bagaimana orang berinteraksi dengan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu catatan yang paling menonjol berbunyi: "I cloned my ex's voice to have a last conversation with him. And it helped me finally move on." Tai merasa bisa mengiras kondisi emosional penulis dari pengakuan itu, mengungkap bagaimana AI digunakan untuk menavigasi perjuangan pribadi seperti putus cinta dan hubungan. Proyek ini langsung mendapat sambutan hangat, dengan peserta menuliskan konfesi terkait AI dan memasukkannya ke dalam mangkuk yang disediakan.

Tai kemudian menggelar bengkel-bengkel di mana orang membacakan konfesi-konfesi tersebut dengan suara keras, menciptakan pengalaman konfesional baru di era AI. Sejak diluncurkan, proyek ini telah mengumpulkan lebih dari 350 catatan yang mencerminkan beragam penggunaan AI, mulai dari dukungan emosional, pekerjaan, hingga pendidikan. Beberapa konfesi mengekspresikan kebanggaan menggunakan AI untuk mengatasi tantangan, sementara yang lain mengungkapkan rasa malu dan bersalah.

Proyek "What We Tell AI" telah dibawa ke lebih dari 20 lokasi di seluruh Amerika Serikat, termasuk taman umum, pusat perbelanjaan, dan bengkel berfokus AI. Tai menganggap kumpulan catatan ini sebagai "snapshot etnografis" yang menyoroti kekhawatiran tentang ketidakhadiran norma-norma seputar penggunaan AI dalam konteks pribadi, profesional, dan sosial. Ia berpendapat bahwa berbagi konfesi-konfesi ini dapat membantu menormalkan diskusi tentang penggunaan AI dan mengatasi isu-isu sosial yang lebih luas, seperti dampak AI terhadap hubungan dan privasi data.

Tujuan utama Tai adalah mengurangi rasa malu dan kerahasiaan seputar penggunaan AI, mendorong orang untuk lebih terbuka tentang pengalaman mereka, serta memupuk percakapan mengenai implikasi etis teknologi tersebut.

Bagikan: